Romantisme Ranjang Tidur Berkelambu Putih

Posted on 13.56.00 Under 0 komentar

Kelambu gantung empat bukaan
Kelambu gantung empat bukaan.
Berapa banyak dari Anda, yang ketika kecil pernah merasakan tidur di tempat tidur berkelambu? Mungkin sebagian besar pernah merasakannya. Awalnya, kelambu memang diaplikasikan untuk menghalau gigitan nyamuk. Untuk memenuhi fungsi ini, biasanya kelambu dibuat dengan desain sangat biasa. Umumnya menggunakan kain berwarna putih dan memiliki rongga-rongga yang rapat.

Seiring berkembangnya zaman, rupanya kelambu pun tak terlupakan. Kini fungsi kelambu bertemu dengan keunikan desain. Tak heran, kelambu hadir dengan penampilan yang cantik dan elegan. Kini alasan pemakaian kelambu, tak lagi sekadar penghalau gigitan nyamuk, melainkan mengarah ke upaya percantikan kamar tidur.

Darimana, sih, inspirasi kelambu hadir? Di berbagai etnik di dunia, kelambu menjadi bagian dari elemen tradisional yang khas. Di Eropa, misalnya, tempat tidur bangsawan biasanya berukuran besar, berhiaskan kelambu dari bahan yang halus dan mahal. Di Asia pun demikian, salah satunya Cina, sudah mengaplikasikan kelambu untuk tempat tidur mereka.

Di Indonesia, konsep kelambu hadir dari tradisi kolonial. Orang-orang Belanda, yang menduduki Indonesia berabad-abad silam, mengaplikasikan kelambu untuk tempat tidur mereka. Konsep kelambu ini kemudian bertahan hingga sekarang.

Kelambu bisa dibuat dari kain apapun, asal tidak berat, dan "jatuhnya" cantik. Anda bisa memilih kain organdi, vitrage, polyester, bahkan nilon. Tak perlu polos juga, tak ada salahnya memilih kain yang bermotif, kain sari India misalnya. Desain kelambu pun beragam. Mulai dari yang sederhana, hingga yang berhias tumpukan renda. Kalau tak mau repot, bisa dengan sekadar menyampirkan kain selendang lebar, di tiang kelambu.

Dengan demikian banyaknya pilihan, tentu agak membingungkan untuk menyesuaikannya dengan konsep dekorasi kamar tidur. Catatan penting, perhatikan desain tempat tidur. Kain ringan melayang dan sedikit menerawang, pas sekali diaplikasikan pada tempat tidur berdesain ramping dan berukuran sedang. Kain demikian juga cocok diaplikasikan pada kamar tidur bergaya modern.

Sebaliknya, tempat tidur berukuran besar, berdesain klasik dan mewah, paling pas memilih kelambu berhias tumpukan renda. Pilih kain yang agak berat dan tidak menerawang, velvet misalnya. Kain-kain seperti ini memperkuat kesan anggun dan elegan. Tapi, jangan sekali-kali mengaplikasikannya di tempat tidur berukuran kecil. Bisa-bisa tampilannya tidak seimbang. Bukannya cantik malah jadi aneh.

Kelambu juga banyak dipilih untuk menciptakan suasana intim dan romantis. Pasalnya, kain kelambu bisa membuat area tempat tidur menjadi lebih private. Tak jarang kelambu digunakan sebagai dekorasi kamar pengantin.

Oh iya, satu tips lagi, jangan lupa mencuci dan mengganti kelambu, paling tidak satu bulan sekali. Soalnya, seperti halnya gorden, kain kelambu berpotensi menyimpan debu. Jangan sampai debu ini ikut di udara, yang kita hirup saat tidur. (idea)

Sumber: Tribun Pontianak


Kelambu Cantik

The Most Valuable Bed Nets. Kelambu untuk ruang tidur rumah, hotel, resort, penginapan, homestay, bahkan rumah bersalin. Tersedia tipe gantung dan kustomisasi. Pesan sekarang juga ke +6285313007225 atau +6285723587155.


0 komentar